KOMPAS.TV - Perkara duit setoran berujung tragis. Seorang sopir truk di Karangasem, Bali, dibakar hidup-hidup oleh bosnya. Tubuh I Gede Slamet kini penuh luka, dengan luka bakar mencapai 68 persen.Hampir sepekan, I Gede Slamet hanya bisa terbaring lemah di RSUP Prof. Ngurah, Denpasar, Bali.
Sopir truk ini harus berjuang melawan rasa sakit setelah tubuhnya dibakar oleh bosnya. Luka bakar yang diderita mencapai 68 persen.
Tim dokter menyebut, pakaian yang dikenakannya bahkan masih menempel di kulit saat korban dibawa ke rumah sakit.
Kasus ini bermula saat sang bos datang ke rumah I Gede Slamet. Tujuannya menagih uang setoran selama 15 hari, yang nilainya mencapai 8 koma 5 juta rupiah.
Cekcok antara keduanya tak terhindarkan. Hingga amarah berujung petaka. Pelaku menyiram tubuh korban dengan bensin, lalu membakarnya.
Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Mapolres Karangasem.
Di balik peristiwa ini, ada keluarga yang kini menunggu kesembuhan I Gede Slamet.
Tinggal bersama orang tuanya, Slamet selama ini menjadi tulang punggung keluarga. Sementara sang ayah hanya bekerja sebagai buruh serabutan, dengan penghasilan yang tak menentu.
Di tengah kondisinya yang masih kritis, I Gede Slamet masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Sementara sang pelaku kini harus berhadapan dengan hukum. Ancaman hukuman tujuh tahun penjara menanti atas perbuatannya.
#karangasem #sopirtruk #sopirdibakar
Baca Juga Rismon Usai Dengar Eksepsi Roy di Sidang Ijazah Jokowi: Mereka Manfaatkan Restorative Justice Saya di https://www.kompas.tv/nasional/692490/rismon-usai-dengar-eksepsi-roy-di-sidang-ijazah-jokowi-mereka-manfaatkan-restorative-justice-saya
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/692493/tragis-sopir-truk-di-karangasem-dibakar-bos-gara-gara-uang-setoran-berita-utama