GROBOGAN, KOMPAS.TV - Kekeringan di Kabupaten Grobogan makin meluas dan berdampak pada warga di ratusan desa.
Krisis air bersih terus terjadi dan BMKG memprediksi kekeringan berlangsung hingga Oktober dan baru memasuki musim hujan pada November 2026.
Memasuki puncak kekeringan gelombang kedua sepanjang Agustus hingga September, dampak musim kemarau di Kabupaten Grobogan semakin meluas.
Sebanyak 108 desa mengalami krisis air dan kekeringan yang tersebar di seluruh kecamatan di Grobogan.
Jika tak ada bantuan, mereka harus berburu sumber air ke luar desa demi mendapat air.
Untuk mengatasi dampak kekeringan, BPBD Kabupaten Grobogan mendistribusikan 617 tangki air atau setara 3,1 juta liter air bersih ke wilayah terdampak.
Selain mengandalkan armada internal dan dua unit tangki harian, BPBD juga dibantu elemen masyarakat lain.
Baca Juga Daftar Wilayah yang Diprediksi Masuki Musim Hujan Oktober 2026, Riau hingga Kalimantan Tengah di https://www.kompas.tv/info-publik/692463/daftar-wilayah-yang-diprediksi-masuki-musim-hujan-oktober-2026-riau-hingga-kalimantan-tengah
#kekeringan #krisisair #grobogan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/692475/kekeringan-meluas-warga-grobogan-butuh-bantuan-air-bersih-jmp