Saat Arab Saudi makin terdesak oleh gempuran rudal Houthi, Amerika Serikat secara mengejutkan memilih pasif dan membatalkan serangan militer di menit-menit terakhir.
Penolakan Washington ini disinyalir bukan sekadar kalkulasi perang Yaman, melainkan strategi menekan Riyadh agar terpojok dan membutuhkan jaminan keamanan baru.
Dalam posisi serba salah inilah Israel masuk menawarkan bantuan militer, dengan harga politik besar yang harus dibayar Saudi: normalisasi hubungan diplomatik.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih Narator: Katarina Astriyani Setyaningsih Video editor: Katarina Astriyani Setyaningsih Produser: Dandy Bayu Bramasta