:

Modal Tang dan Linggis, Dosen “Nail Hunter” Cabut Ribuan Paku sampai Cedera

2 minggu lalu

Berawal dari keprihatinan terhadap maraknya sampah visual yang merusak estetika ruang publik, Norris, seorang dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) menginisiasi sebuah gerakan lingkungan bernama Nail Hunter.

Norris menceritakan, aksi tersebut mulanya digagas bersama seorang rekannya untuk membersihkan spanduk dan poster liar yang kerap ditempel sembarangan di fasilitas umum, terutama batang pohon.

Secara moral, kami merasa ada yang salah. Pemerintah setempat menanam pohon untuk menyerap polusi udara kota, tetapi oknum-oknum justru melukainya demi kepentingan pribadi. Menurut saya ini tidak adil. Akhirnya, kami memutuskan lebih fokus mencabuti paku yang tertanam di pohon lewat gerakan Nail Hunter," ungkap Norris kepada Kompas.com, Rabu (23/9/2026).

Penulis: Siti Laela Malhikmah

Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah

Video Editor: Siti Laela Malhikmah

Produser: Abba Gabrillin

#Humaniora #Lingkungan #KisahInsporatif #Relawan #InspirasiIndonesia #Jakarta #News ##vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke