KOMPAS.TV - Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatra Barat.
Pencarian difokuskan di tiga sektor dengan total area penyisiran mencapai delapan kilometer.
Sektor pertama pencarian berada di area belakang kompleks Kantor Bupati Solok. Sektor kedua di kawasan gorong-gorong Jalan Baru. Dan sektor ketiga di sekitar Perumahan Griya Arasuka.
Tim pencari juga menggunakan alat berat, peralatan pemotong, dan peralatan pendukung lainnya untuk membuka material yang menutupi area pencarian.
Selain penyisiran, laporan masyarakat juga akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan lokasi pencarian berikutnya.
Sedikitnya 12 kantor dinas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Solok rusak diterpa banjir bandang. Kerusakan berdampak serius terhadap pelayanan publik, sebab fasilitas vital seperti Dinas Kesehatan dan Dinas PU ikut terdampak.
Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Dari data Pemkab Solok, banjir bandang berdampak pada dua nagari, yakni Nagari Kayo Aro dan Nagari Batang Baru, Kecamatan Gunung Talang. Selain untuk mempercepat pembersihan kawasan terdampak dan pendataan, selama masa tanggap darurat Pemkab juga akan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dan kebutuhan yang diperlukan.
#timsar #solok #banjribandang
Baca Juga Angin Kencang Buat Titik Api Masih Terlihat di Kawasan Hutan Gunung Merapi | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/692251/angin-kencang-buat-titik-api-masih-terlihat-di-kawasan-hutan-gunung-merapi-sapa-malam
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/692253/pencarian-korban-banjir-bandang-solok-diperluas-tanggap-darurat-diberlakukan-14-hari-sapa-malam