:

Beda Tentara Houthi Vs Arab Saudi: Hidup dari Doktrin “Berani Mati” Melawan Militer Mewah Bekingan A

9 jam lalu

Perbedaan doktrin perang yang kontras menjadi penentu jalannya konflik di perbatasan Laut Merah, di mana kelompok Houthi maju dengan doktrin "berani mati" berlandaskan ideologi syahid dan taktik gerilya tanpa gentar menghadapi kematian. Sebaliknya, Arab Saudi mengandalkan strategi perang cepat (Schlieffen Plan) yang didukung oleh jet tempur canggih serta sistem pertahanan udara bernilai miliaran dolar hasil pasokan Amerika Serikat, namun enggan mengerahkan pasukan darat secara besar-besaran ke medan laga.

Kendati dibekali teknologi militer yang mewah, doktrin perang cepat Arab Saudi terbukti tidak mempan dan berbuah buntu saat menghadapi kekuatan asimetris Houthi yang terpencar di gua-gua pegunungan serta memiliki otonomi penuh tanpa terikat kendali mutlak Iran. Ketergantungan tinggi Riyadh pada Washington kini menjadi bumerang di tengah menipisnya dukungan sekutu, sementara Houthi justru semakin leluasa menguasai wilayah pesisir vital seperti Selat Bab el-Mandeb untuk melumpuhkan ekonomi global dan menguji ketahanan militer Kerajaan.

Simak selengkapnya dalam video berikut!


Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia

Narator: Elisabeth Putri Mulia

Video Editor: Elisabeth Putri Mulia

Produser: Marvel Dalty 



#global #perang ##kompascomlab #ArabSaudi #Houthi #Yaman #ArabSaudivsHouthi #HouthiYaman #Iran #IranUSwar #AmerikaSerikat

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke