JAKARTA, KOMPAS.TV - BMKG memprediksi musim hujan 2026-2027 datang lebih lambat atau mundur di 529 zona musim yang mencakup sekitar 61,08 persen luas daratan Indonesia.
Sebagian besar wilayah diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November dan Desember 2026, sementara puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Desember 2026, Januari 2027, dan Februari 2027.
BMKG juga memprediksi akumulasi curah hujan secara umum berada pada kategori normal atau mendekati rata-rata klimatologis.
Baca Juga FULL! Menkeu, Mentan & Bea Cukai Bongkar Mafia Penyelundupan Beras, Garam & Pakaian Ilegal di https://www.kompas.tv/video/691986/full-menkeu-mentan-bea-cukai-bongkar-mafia-penyelundupan-beras-garam-pakaian-ilegal
Di sisi lain, durasi musim hujan di 482 zona musim atau sekitar 51,90 persen luas daratan Indonesia diprediksi lebih pendek dari kondisi normal.
BMKG mengingatkan bahwa periode musim hujan yang lebih pendek dapat disertai hujan yang turun secara intens, sehingga risiko banjir dan longsor perlu diantisipasi, khususnya di wilayah rawan.
BMKG juga meminta pemerintah, sektor pertanian, pengelola sumber daya air, hingga masyarakat menyesuaikan langkah mitigasi dan adaptasi berdasarkan informasi cuaca dan iklim terbaru.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Novaltri
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/691990/full-bmkg-waspadai-musim-hujan-2026-2027-mundur-hujan-intens-picu-banjir-dan-longsor