JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah menyoroti risiko masuknya komoditas ilegal dan barang yang tidak sesuai ketentuan terhadap perdagangan serta perekonomian dalam negeri.
Dalam penindakan yang dibahas, ditemukan sejumlah komoditas seperti beras, garam, hingga balpres.
Kementerian Keuangan menekankan penguatan pengawasan melalui kombinasi sumber daya manusia yang berintegritas, teknologi seperti X-ray dan sistem alert, serta perbaikan proses bisnis pengawasan tanpa menghambat arus barang yang dibutuhkan perekonomian.
Baca Juga FULL! Menkeu, Mentan & Bea Cukai Bongkar Mafia Penyelundupan Beras, Garam & Pakaian Ilegal di https://www.kompas.tv/video/691986/full-menkeu-mentan-bea-cukai-bongkar-mafia-penyelundupan-beras-garam-pakaian-ilegal
Menteri Pertanian juga menyoroti potensi dampak masuknya beras ilegal terhadap tata niaga pangan dan petani.
Ia menyebut Indonesia sebelumnya merupakan salah satu importir beras terbesar dunia, sementara pemerintah menyatakan pada 2025 tidak melakukan impor beras dan tengah mendorong swasembada.
Menurut Mentan, masuknya beras secara ilegal bukan hanya berkaitan dengan nilai barang, tetapi juga berpotensi mempengaruhi harga dan motivasi petani Indonesia.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Novaltri
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/691987/full-menkeu-ungkap-modus-penyelundupan-mentan-soroti-beras-ilegal-demotivasi-115-juta-petani