Kelompok Houthi di Yaman melalui anggota biro politik Mohammed al-Bukhaiti mengungkapkan dua syarat utama untuk mengakhiri perang melawan Arab Saudi, yakni penghentian serangan dari Riyadh dan pencabutan blokade.
Dalam wawancara pada Minggu (20/9/2026), Al-Bukhaiti juga mengatakan pihaknya siap duduk di meja perundingan untuk membahas ganti rugi dan memperbaiki hubungan Riyadh-Sanaa berdasarkan kesetaraan.
Di sisi lain, al-Bukhaiti menyatakan Houthi mengklaim mampu menghadapi konflik di tiga front, termasuk menghadapi kelompok terkait Arab Saudi maupun pihak internasional yang terlibat dalam konflik Yaman.
Pernyataan al-Bukhaiti muncul tak lama setelah Amerika Serikat membatalkan serangan terhadap Houthi. Presiden AS Donald Trump diketahui sempat memerintahkan serangan, namun kemudian mencabutnya di detik-detik akhir.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inas Rifqia Lainufar
Penulis naskah: Salsabila Suseno
Narator: Salsabila Suseno
Video editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Global #Konflik #Houthi #ArabSaudi #Yaman #PerangYaman #DonaldTrump #AmerikaSerikat
Music: Pressed Newsroom No 2 (AI)
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/global/read/2026/09/21/181036170/bom-nyaris-diluncurkan-trump-2-kali-berubah-pikiran-sebelum-batal-serang