:

Kenapa Houthi Sulit Tumbang meski Diserang Berkali-kali oleh Arab Saudi dan Sekutu?

9 jam lalu

Kelompok Houthi di Yaman terbukti sangat sulit ditumbangkan meski telah menghadapi ratusan serangan udara dari koalisi Arab Saudi. Tercatat dalam perang sejak akhir Agustus hingga awal September 2026, sudah ada 700 lebih serangan Saudi ke Houthi, namun proksi Iran itu masuk sanggup membalas dengan lebih mematikan.

Ketangguhan mereka didorong oleh perpaduan ideologi radikal yang menjadikan kematian di medan perang sebagai kehormatan, kemampuan memproduksi persenjataan secara mandiri melalui jaringan pasokan gelap global, serta sistem ekonomi pararel dari pungutan pajak dan penyelundupan minyak ilegal yang menghasilkan miliaran dolar setiap tahunnya.

Di sisi lain, Arab Saudi kini terjebak dalam dilema besar karena serangan udara terbukti tidak efektif melumpuhkan Houthi, sementara opsi serangan darat berisiko menyeret kerajaan ke dalam kubangan perang berkepanjangan seperti halnya pengalaman buruk Vietnam atau Afghanistan. Posisi Riyadh semakin terjepit akibat menipisnya stok rudal pencegat serta minimnya dukungan militer nyata dari para sekutu internasional, membuat Putra Mahkota Mohammed bin Salman harus memutar otak di tengah ancaman Houthi yang kian menguat dan mandiri.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty

Music: Ticker Loop Brief (AI)

#global #perang ##kompascomlab #Iran #Amerika #Houthi #HouthiYaman #ArabSaudi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke