Markas Besar Angkatan Bersenjata Iran Khatam al-Anbiya dalam pernyataan yang dirilus media pemerintah IRIB menyatakan seluruh pangkalan militer dan fasilitas milik Amerika Serikat di Timur Tengah dapat menjadi sasaran serangan, jika Washington kembali melanjutkan operasi militernya terhadap Teheran.
Pernyataan yang dirilis pada Minggu (20/09/26) itu juga memperingatkan negara-negara Timur Tengah yang disebut ikut terlibat dalam rencana operasi militer terhadap Iran. Teheran mengeklaim AS bersama sejumlah negara kawasan tengah mempersiapkan operasi baru dari sebuah negara Eropa.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf juga mengatakan Teheran memilih menjalankan perang dan negosiasi secara bersamaan. Menurutnya, Iran akan menggunakan kekuatan militer dari posisi yang kuat, kemudian memanfaatkan diplomasi untuk mengonsolidasikan hasil di medan perang.
Lantas, seperti apa strategi Iran menghadapi ancaman serangan baru AS?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Afifah Rismayanti Narator: Afifah Rismayanti Video Editor: Dimas Septian Adiyathama Produser: Akhmad Muawal Hasan