Houthi mengeklaim menyerang lokasi sensitif di Riyadh dan fasilitas Saudi Aramco di Yanbu pada Sabtu (19/9/2026) menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, serta drone.
Serangan terjadi beberapa jam setelah Turkiye memberi sinyal kesiapan memenuhi kebutuhan pertahanan Arab Saudi. Koalisi pimpinan Saudi menyatakan rudal menuju ibu kota berhasil dicegat, sementara klaim Houthi belum dapat diverifikasi secara independen.
Eskalasi ini menguji Perjanjian Pertahanan Bersama Mekah yang mengikat Arab Saudi, Turkiye, dan Pakistan. Ankara menawarkan bantuan teknis, sedangkan Islamabad menjanjikan dukungan diplomatik dan fisik. Meski dijuluki NATO Muslim, pakta tersebut belum memiliki pemicu operasi, prosedur koordinasi pasukan, dan struktur komando sekuat NATO.
Lantas, akankah kedua sekutu benar-benar turun ketika tekanan Houthi semakin mendekati jantung Saudi?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#Global #Perang ##Kompascomlab #ArabSaudi #Houthi #Riyadh #Turkiye #Pakistan #PaktaMekah #NATOMuslim #SaudiAramco #PerangYaman
Music: Cavalry - Aakash Gandhi