Penggunaan headphone Bluetooth semakin umum, tetapi masih banyak yang khawatir soal paparan radiasi dan dampaknya terhadap otak. Padahal, Bluetooth menggunakan radiasi non-ionisasi dengan energi rendah dan paparan dari headphone Bluetooth lebih rendah dibandingkan ponsel. Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan bahwa penggunaan Bluetooth bisa merusak otak atau meningkatkan risiko kanker.
Justru, hal yang lebih perlu diperhatikan adalah kesehatan pendengaran. Penggunaan headphone dengan volume terlalu tinggi dan dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran permanen. Karena itu, headphone sebaiknya digunakan secara wajar, dengan volume yang aman dan diselingi jeda agar telinga tidak terus-menerus terpapar suara.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati
Music: Evening Clarity (AI)
#Lifestyle #GayaHidup ##cclabs #BahayaHeadsetBluetooth #DampakPenggunaanHeadphoneBluetooth