KOMPAS.TV – Kemarau panjang yang melanda Karawang, Jawa Barat, membuat warga harus menghadapi krisis air bersih. Warga rela mengantre hingga larut malam demi mendapatkan bantuan air bersih.
Puluhan warga Desa Wanakerta, Karawang, tetap mengantre meski hari telah gelap. Di antara warga yang mengantre terdapat Mak Artem yang membawa 16 galon dari rumah untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga.
Mak Artem mengaku telah mengantre sejak pukul 3 sore dan baru mendapatkan giliran pada pukul 7 malam.
Kemarau panjang di Karawang telah memasuki bulan kelima. Berdasarkan data BPBD Karawang, sebanyak 27 ribu jiwa di 24 desa terdampak kekeringan. Bantuan air bersih kini menjadi harapan warga untuk memenuhi kebutuhan air di tengah kemarau panjang.