Arab Saudi menghadapi tekanan berat setelah Houthi meningkatkan serangan terhadap wilayah, infrastruktur energi, dan jalur ekspor minyak Kerajaan pada September 2026. Meski Riyadh telah menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Mekah dengan Pakistan dan Turkiye pada 7 Agustus 2026, kedua sekutunya belum mengirim pasukan untuk melawan kelompok bersenjata Yaman tersebut.
Pakistan dan Turkiye belum dapat menjalankan kewajiban pertahanan secara penuh karena pakta itu masih menunggu ratifikasi domestik dan belum memiliki aturan operasi, rantai komando, maupun mekanisme respons yang matang. Arab Saudi juga belum meminta intervensi militer secara resmi, sementara Islamabad dan Ankara memilih jalur diplomasi serta dukungan terbatas untuk mencegah perang Houthi meluas menjadi konfrontasi regional dengan Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Nabilah Safirah
Produser: Marvel Dalty
#Global #Perang ##Kompascomlab #ArabSaudi #Houthi #Pakistan #Turkiye #PaktaMekah #PerangYaman #Riyadh #Iran #AmerikaSerikat #NATO
Music: National Agenda (AI)