:

Iran Mampu Gelar Pameran Mobil meski "Dicekik" Sanksi & Perang

5 hari lalu

Industri otomotif Iran masih mampu "menggeliat" meski dicekik sanksi ekonomi Amerika Serikat dan perang yang masih berkecamuk. Tahun ketujuh Tehran International Auto Show yang digelar 14-17 September 2026 di Teheran, juga masih dipadati pengunjung.

Pameran yang semestinya berlangsung pada Februari lalu itu, menghadirkan mobil-mobil buatan Iran dan China. Diikuti sekitar 35 perusahaan, dengan 80 model kendaraan yang dipamerikan.

Meski dipadati pengunjung, namun kekhawatiran akan blokade laut oleh Amerika Serikat di Selat Hormuz, masih menyelimuti warga Iran. Industri otomotif Iran pun menghadapi krisis pasokan suku cadang dan komponen.

Pasar otomotif Iran sendiri didominasi kendaraan buatan China dan produksi lokal, sementara sektor tersebut telah lama menghadapi sanksi AS, yang hingga kini masih membelenggu industri ini.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Video Editor: Vina Muthi Ambarwati
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

#Otomotif #Mobil #MobilIran #Iran #BlokadeAS #SanksiAS #OtomotifIran #EkonomiIran

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke