SEMARANG, KOMPAS.TV - Padatnya agenda MTQ Nasional ke-31 di Jawa Tengah membuat kebugaran menjadi kebutuhan tersendiri bagi kafilah. Menangkap kebutuhan tersebut, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah menghadirkan layanan pijat oleh terapis tunanetra.
Tak hanya kafilah, layanan ini juga dimanfaatkan masyarakat umum. Sejak dibuka 13 September, lebih dari 100 pasien telah mendapatkan layanan hingga Kamis, 17 September.
5 terapis tunanetra, terdiri atas tiga laki-laki dan dua perempuan, bergantian melayani pasien.
Sebelum memulai pijatan, terapis terlebih dahulu menyesuaikan bagian tubuh yang dikeluhkan pasien. Dengan mengandalkan kepekaan telapak tangan dan jari, pijatan dilakukan pada bagian tubuh yang terasa pegal.
Setiap sesi pijat berlangsung selama 60 menit, dengan tarif 50 ribu rupiah.
Salah seorang pasien, Nurdin, datang dengan keluhan pegal pada kaki kanan.
Ia mengaku baru pertama kali menggunakan layanan pijat dari terapis tunanetra.
Pasien lainnya, Sri Mukti, warga Perumnas Krapyak, Semarang, mengetahui layanan tersebut dan kemudian datang untuk mencoba. Ia berharap keterampilan yang dimiliki para terapis tunanetra dapat terus mendapatkan wadah untuk dikembangkan.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Jawa Tengah, Endah Dwi Setyorini, bilang, terapis merupakan penerima manfaat dari sejumlah panti pelayanan sosial milik Pemprov Jawa Tengah. Mereka mendapatkan bimbingan keterampilan pijat, mulai dari refleksi hingga pijat kebugaran.
Layanan pijat tunanetra ini dibuka setiap hari pukul 14.00 hingga 20.00 WIB dan berlangsung hingga 20 September 2026. Dinsos Jawa Tengah menargetkan 30 pasien per hari atau sekitar 240 pasien selama delapan hari pelaksanaan.
Melalui layanan ini, Dinsos Jateng tak hanya ingin memberikan kenyamanan bagi kafilah dan masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan keterampilan, sekaligus mendorong kemandirian.
#dinsosjateng #layananpijat #mtqnasional
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/691364/dinsos-jateng-buka-layanan-pijat-di-mtq-nasional-xxxi-berdayakan-terapis-tunanetra-sapa-pagi