:

BMKG Samarinda Ungkap Kabut Asap Pekat Selimuti Kota, Kualitas Udara Sempat Berbahaya

3 hari lalu

Kabut asap pekat menyelimuti Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis 17 September 2026. Jarak pandang di kawasan perkotaan turun, sementara di Bandara APT Pranoto sempat mencapai sekitar 500 meter.

Kualitas udara Samarinda juga sempat masuk kategori berbahaya dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 367,7 mikrogram per meter kubik. Kondisi kemudian berangsur membaik pada siang hingga sore hari.

BMKG mengimbau masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Di sisi lain, pemerintah dan sejumlah instansi menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca untuk membantu memicu hujan di wilayah terdampak karhutla.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis:Pandawa Borniat, Irfan Maullana
Narator: Wiyudha Betha Dinaragis
Penulis Naskah: Wiyudha Betha Dinaragis
Video Editor: Wiyudha Betha Dinaragis
Produser: Wiyudha Betha Dinaragis

#Peristiwa #Viral #Bencana ##cclabs ##DailyNews #Samarinda #KabutAsap #KualitasUdara #PM25 #KalimantanTimur #Karhutla #BMKG #APTPranoto #OperasiModifikasiCuaca #OMC #InfoKaltim

Music: Pressed Newsroom No 2 AI)

=====================================
Sempat bekerja dengan kondisi finansial yang mapan di Brunei Darussalam, Nurul Fitri Hidayati memilih pulang ke Indonesia untuk menjalani hidup yang lebih mandiri. Apa alasannya? Simak video berikut!

https://www.youtube.com/watch?v=XrhhjQ1dKl0&t=387s
======================================

Artikel terkait:
https://regional.kompas.com/read/2026/09/17/160856178/kabut-asap-pekat-selimuti-samarinda-kualitas-udara-sempat-berbahaya

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke