:

Tinjau Taman Nasional Way Kambas Usai Karhutla, Gubernur Lampung: Semua Gajah Sehat | SAPA PAGI

5 hari lalu

LAMPUNG TIMUR, KOMPAS.TV - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bersama Panglima Kodam 21 Radin Inten, Polda Lampung dan Komite Gabungan Mitigasi mengunjungi satwa gajah di Taman Nasional Way Kambas.

Kunjungannya ini untuk memastikan tidak ada satwa gajah yang terdampak akibat kebakaran lahan di kawasan Taman Nasional Way Kambas.

Dari hasil pengecekan, seluruh gajah di TNWK dalam kondisi sehat dan tidak terdampak karhutla yang memang titiknya cukup jauh dari area utama konservasi.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bilang, meski karhutla sudah bisa tertangani, namun posko gabungan dari berbagai unsur instansi terkait tetap terus siaga guna memantau situasi di lapangan guna menganstisipasi munculnya titik api baru.

Pangdam 21 Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menambahkan, pihaknya kini menyiagakan juga satu kompi Yonif TP 943 Darah Putih Cakra.

Pengerahan pasukan tersebut dilengkapi dengan teknologi pengintaian drone termal, serta penerjunan tim penyuluh guna memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga kawasan hutan.

Selain itu, dalam menghadapi dampak kekeringan akibat musim kemarau, Pemprov Lampung bersama unsur terkait juga memastikan mitigasi terus dilakukan seperti pemantauan udara dan rekayasa cuaca yang dioptimalkan.

Baca Juga Karhutla Mengancam Satwa, Orangutan Dievakuasi dan Gajah Kehilangan Habitat | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/689373/karhutla-mengancam-satwa-orangutan-dievakuasi-dan-gajah-kehilangan-habitat-berut

#gajah #karhutla #waykambas

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691218/tinjau-taman-nasional-way-kambas-usai-karhutla-gubernur-lampung-semua-gajah-sehat-sapa-pagi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke