Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan mengonfirmasi 12 ekor bekantan mati dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Balimau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.
Karhutla di Hulu Sungai Selatan diketahui merambat ke habitat satwa, termasuk bekantan yang berstatus terancam punah.
Kepala BKSDA Kalsel Agus Ngurah Krisna mengatakan pihaknya menerima informasi dari petugas pemadam kebakaran dan masyarakat mengenai bekantan yang terdampak karhtula di kawasan Area Penggunaan Lain (APL) Desa Balimau.
“Dari keterangan Kepala Desa Balimau terdapat sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut, namun jumlah populasi itu masih perlu diverifikasi BKSDA melalui pemantauan lapangan setelah kebakaran melanda habitat satwa dilindungi tersebut,” kata Agus di Banjarmasin, Senin (14/9/2026).
“Jadi, ada 12 ekor bekantan ya (yang mati), kurang lebih, serta satu ekor ular piton dan satu ekor king kobra ikut terbakar."
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV