Stasiun Meteorologi Mopah Merauke mengeluarkan peringatan dini terkait angin kencang di wilayah darat dan perairan Papua Selatan.
Berdasarkan data BMKG, kecepatan angin bisa mencapai 40 kilometer per jam, dengan tinggi gelombang hingga dua meter.
Kondisi ini dipengaruhi monsun Australia, yaitu pola angin musiman yang bertiup dari Australia menuju Indonesia. Angin ini cenderung membawa udara yang lebih kering dan dapat meningkatkan kecepatan angin di sejumlah wilayah, termasuk Papua Selatan.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Mopah menyebut kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga November.
Nelayan dan warga diimbau tetap waspada, terutama saat beraktivitas di wilayah perairan.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV