Lima tahun berdiri, Indonesia Investment Authority (INA) mencatat skor Governance, Sustainability, and Resilience (GSR) 92%. Pencapaian ini mencerminkan upaya INA dalam membangun institusi yang dipercaya dan mampu memenuhi standarinvestor global.
Menurut Chief Legal Counsel INA, Arisia Pusponegoro, setiap investasi memiliki risiko. Karena itu, hal terpenting bukanlah menghindari risiko sepenuhnya, melainkan memastikan bahwa risiko tersebut dapat diukur, dikelola, dan dimitigasi melalui tata kelola yang kuat.
Prinsip tersebut kemudian menjadi bagian pendekatan INA dalam berinvestasi, dengan mempertimbangkan bukan hanya nilai finansial, tetapi juga dampak jangka panjang bagi Indonesia.
Bagaimana kepercayaan dan tata kelola menjadi modal untuk menarik investasi global dan menciptakan dampak bagi Indonesia?
Saksikan selengkapnya di podcast Naratama Kompas.com !
#Naratama #AmirSodikin #INA #Kompascom #investasi #tatakelola