Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap kerugian konsumen akibat beras fortifikasi palsu ditaksir mencapai Rp 89 triliun. Beras fortifikasi palsu yang beredar di pasaran dijual dengan rata-rata harga Rp 22.000 per kilogram, bahkan ada yang mencapai Rp 57.000 per kilogram.
Pernyataan itu disampaikan Amran dalam konferensi pers ekspos hasil pemeriksaan dan temuan beras terfortifikasi di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Dalam kesempatan yang sama, Amran juga mengungkap temuan 25 merek beras yang dipasarkan sebagai beras terfortifikasi namun diduga tidak sesuai dengan standar dan kandungan yang tercantum pada label.
Atas temuan itu, pemerintah mengambil langkah tegas dengan memerintahkan penarikan produk dari peredaran, mencabut izin, serta memproses pihak-pihak yang diduga terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Mau tau gimana rasanya hidup ala "Harvest Moon" di dunia nyata? Yuk, tonton videonya lewat link berikut!
https://youtu.be/XrhhjQ1dKl0
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah
Video Editor: Musayadah Khusnul Khotimah
Produser: Musayadah Khusnul Khotimah
#Politik #Pemerintah ##cclabs ##DailyNews #MentanAmranSulaiiman #BerasFortifikasi #BerasFortifikasiPalsu