BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Di hari ketiga pencarian, 22 korban selamat dari terbaliknya Kapal Virgo tiba di Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin, Selasa (15/9/2026) siang.
Menurut kesaksian Ari, salah seorang korban selamat, masih banyak korban lainnya yang berada di dalam kapal karena takut melompat ke sekoci akibat besarnya ombak.
Salah satu tantangan yang dihadapi tim dalam pencarian korban Kapal Virgo adalah tinggi gelombang yang mencapai 2,5 meter.
Sementara itu, posisi kapal sudah terbalik, diakui Laksma TNI Edy Setyawan, Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada Dua, menyulitkan tim menuju ke ruangan-ruangan dalam kapal.
Basarnas mencatat, sepanjang 2026, sejak awal Januari hingga Agustus, ada 601 kecelakaan kapal terjadi di Indonesia.
Kondisi ini membuat anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Edi Purwanto menyayangkan insiden pelayaran yang berulang. Edi menilai sikap menoleransi kesalahan yang mengakibatkan kecelakaan transportasi laut.
Ruang Instalasi Forensik RS Bhayangkara Banjarmasin menerima 4 kantong jenazah korban terbaliknya Kapal Virgo.
Total sudah 6 jenazah diperiksa forensik untuk identifikasi.
Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian terhadap 129 korban hilang Kapal Virgo di Laut Jawa.
Tim SAR gabungan menemukan life raft atau perahu karet penyelamat darurat otomatis.
Temuan life raft atau perahu karet penyelamat darurat otomatis ini langsung dibawa tim SAR ke Kantor SAR Banjarmasin untuk diidentifikasi.
Untuk selanjutnya masuk ke dalam barang temuan sebagai bahan investigasi KNKT, penyelidikan penyebab terbaliknya Kapal Virgo.
Baca Juga Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 Disorot, Anggota Komisi V DPR: Ini Kelalaian di https://www.kompas.tv/nasional/690967/kecelakaan-kapal-virgo-transport-8-disorot-anggota-komisi-v-dpr-ini-kelalaian
#banjarmasin #kmvirgo #kmvirgotransport8 #kapalterbalik
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/690972/berpacu-dengan-waktu-tim-sar-terus-optimalkan-pencarian-129-korban-hilang-km-virgo-kompas-siang