KOMPAS.TV – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor pada Senin, 14 September 2026.
Laporan terkini dari Gedung KPK, 17 orang yang ditangkap di antaranya Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Tata Ruang BPN, Lampri. Dari belasan orang yang ditangkap, satu di antaranya merupakan politikus Partai Golkar.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, KPK masih mendalami keterangan dan peran masing-masing pihak sebelum menentukan status hukum 17 orang tersebut.
Pasca-OTT, aktivitas pelayanan publik di Kantor BPN Kabupaten Bogor tetap berjalan normal. Warga masih mendapatkan pelayanan untuk mengurus surat-surat kelengkapan tanah dan keperluan lainnya. Salah satu pihak yang ditangkap adalah Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung.
OTT KPK tersebut berkaitan dengan proses pengurusan HGB di wilayah Kabupaten Bogor. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menyatakan telah mengetahui informasi mengenai kadernya yang terjerat kasus korupsi HGB. Golkar menghormati proses hukum dan mendorong KPK mengusut kasus ini hingga tuntas.
#kpk #ottkpk #hgb #bpn #bogor #korupsi
Baca Juga Wamen Ossy Dermawan Respons OTT KPK di Kementerian ATR/BPN, Ini Katanya di https://www.kompas.tv/nasional/690883/wamen-ossy-dermawan-respons-ott-kpk-di-kementerian-atr-bpn-ini-katanya
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/690903/laporan-terkini-dari-gedung-kpk-17-orang-atr-bpn-politisi-golkar-terjaring-ott-kompas-petang