KOMPAS.TV – Suasana haru dan penantian panjang masih dirasakan keluarga korban musibah KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Jawa pada Minggu dini hari (13/9/2026). Hingga Selasa siang, sejumlah keluarga penumpang masih menunggu kabar orang-orang yang mereka cintai di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Di tengah penantian tersebut, kesaksian penumpang yang berhasil selamat mengungkap detik-detik mencekam saat kapal mulai terbalik. Hilarius, salah satu penumpang selamat asal Flores, mengaku masih terbayang kepanikan penumpang saat kecelakaan terjadi.
Menurut Hilarius, tidak ada alarm atau tanda-tanda peringatan yang dirasakannya. Dalam waktu singkat, situasi berubah menjadi kepanikan. Seluruh lampu di dalam kapal padam dan penumpang berusaha menyelamatkan diri.
KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu, 12 September 2026. Pada Minggu dini hari, kapal dilaporkan mulai miring sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam.
Sejumlah keluarga penumpang telah menyerahkan data ante mortem di Posko Terpadu Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan investigasi terkait penyebab terbaliknya kapal. Namun, penyelamatan dan evakuasi penumpang masih menjadi prioritas.
KM Virgo Transport 8 diketahui merupakan kapal yang dibangun pada 1987 di Jepang. Dari total 243 orang di dalam kapal, 108 penumpang selamat, enam meninggal dunia, sementara 129 lainnya masih dalam pencarian.
#kmvirgo #virgotransport8 #basarnas #sarkmvirgo #lautjawa #tanjungperak
Baca Juga 20 Kapal Dikerahkan Cari 5 Jurnalis & 3 ABK Hilang di Selat Sunda, SAR Banten: 647 Personel Terlibat di https://www.kompas.tv/regional/690861/20-kapal-dikerahkan-cari-5-jurnalis-3-abk-hilang-di-selat-sunda-sar-banten-647-personel-terlibat
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/690866/tangis-keluarga-menanti-korban-km-virgo-penumpang-selamat-ceritakan-kapal-tenggelam-kompas-petang