:

Serda Ahmad Meninggal Diduga Dianiaya Senior, Keluarga Berharap Kasus Diusut Tuntas!

13 jam lalu

MAGETAN, KOMPAS.TV - Insiden kematian prajurit TNI yang diduga akibat dianiaya seniornya kembali terjadi.

Serda Ahmad Muzammil Farisa, seorang anggota TNI Angkatan Udara, meninggal dunia dan diduga menjadi korban penganiayaan seniornya di mes.

Pelayat silih berganti mendatangi rumah duka Serda Ahmad Muzammil Farisa di Magetan, Jawa Timur.

Serda Ahmad meninggal dunia di Mes Psikologi Galaksi, Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis lalu.

Prajurit muda TNI AU itu diduga meninggal dunia akibat dianiaya seniornya.

Pihak keluarga mengaku informasi mengenai penyebab kematian korban masih simpang siur.

Keluarga berharap kasus kematian putra mereka diusut tuntas.

Melalui siaran pers Dinas Penerangan TNI AU, Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menyatakan pihaknya akan mengusut tuntas penyebab kematian Serda Ahmad, termasuk dugaan penganiayaan jika terbukti terjadi.

Prajurit yang terbukti terlibat akan dimintai pertanggungjawaban dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Tidak ada ruang bagi tindakan yang melanggar hukum di lingkungan TNI AU.

TNI AU memastikan proses pemeriksaan akan berjalan secara transparan, adil, dan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga Lansia Tewas Dianiaya Pemuda di Pinggir Jalan Garut, Polisi Selidiki Motif di https://www.kompas.tv/regional/688606/lansia-tewas-dianiaya-pemuda-di-pinggir-jalan-garut-polisi-selidiki-motif

#serdaahmad #tni #senioritas #penganiayaan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/690527/serda-ahmad-meninggal-diduga-dianiaya-senior-keluarga-berharap-kasus-diusut-tuntas

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke