KARO, KOMPAS.TV - Sebulan pascakeracunan menu MBG di Kabupaten Karo, 353 siswa yang berasal dari dua sekolah menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check-up di Rumah Sakit Evarina Etaham.
Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini merupakan salah satu permintaan orang tua siswa.
Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan untuk memastikan kondisi para siswa agar orang tua tidak lagi merasa cemas terhadap dampak keracunan yang terjadi pada Agustus lalu.
Sementara itu, dua siswa dengan kondisi khusus, yakni mengalami gangguan ingatan dan gangguan pada ginjal, dirujuk ke RSCM Jakarta sesuai arahan Wakil Presiden saat berkunjung dan melihat kondisi para siswa pada Jumat, 11 September lalu.
Kondisi Febiola Purba, siswi yang diduga mengalami keracunan menu MBG, kini masih dalam penanganan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Ayah Febiola mengaku kondisi putrinya masih lemah dengan keluhan nyeri di bagian perut dan kepala.
Setelah tiba di Jakarta pada Sabtu malam, Febiola Purba kini berada di ruang perawatan RSCM dengan penanganan intensif.
Icuk Sugiarto Purba, ayah Febiola, mengatakan kondisi putrinya masih lemah dengan keluhan nyeri di bagian kepala dan perut.
Ayah Febiola mengatakan putrinya sempat mengalami gangguan ingatan hingga tersisa sekitar 30 persen. Namun, kini ingatan Febiola berangsur membaik.
Menurut sang ayah, pihak RSCM masih memberikan obat pereda nyeri kepada Febiola sebelum menjalani perawatan lanjutan.
Baca Juga Korban Keracunan MBG di Karo Minta Penanggungjawab Program Dihukum Berat: Kerjanya Lalai di https://www.kompas.tv/nasional/690484/korban-keracunan-mbg-di-karo-minta-penanggungjawab-program-dihukum-berat-kerjanya-lalai
#mbg #keracunanmbg #rscm #siswakeracunan #sppg
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/690496/keracunan-mbg-di-karo-353-siswa-jalani-pemeriksaan-kesehatan-2-dirawat-di-rscm-jakarta