KOMPAS.TV – Memasuki hari keenam pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, KN SAR Antasena dikerahkan untuk menyisir sektor Z. Kapal tersebut beroperasi bersama KN SAR Basudewa dengan area pencarian seluas sekitar 809 mil laut persegi.
KN SAR Antasena bertolak dari Pelabuhan Ciwandan menuju area pencarian yang berjarak sekitar 54 mil laut. Perjalanan menuju sektor Z diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat jam. Tim SAR menggunakan pengamatan visual, binokular, dan radar untuk mendeteksi objek di permukaan laut.
Kondisi laut yang berkabut menjadi salah satu kendala karena membatasi jarak pandang. Radar KN SAR Antasena dapat mendeteksi objek besar hingga 72 mil laut dan objek kecil hingga sekitar 12 mil laut. Jika menemukan objek yang dicurigai, kapal akan mengurangi kecepatan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sebanyak 18 personel berada di KN SAR Antasena dan menjalankan tugas masing-masing dalam operasi pencarian. Tim SAR juga terus berkoordinasi dengan kapal dan instansi lain untuk memaksimalkan pencarian.
Sebelumnya, tim menemukan sejumlah objek yang dicurigai, termasuk benda berwarna oranye yang setelah didekati diketahui merupakan sampah plastik. Hingga kini, pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga ABK masih terus dilakukan.
#timsar #selatsunda #gununganakrakatau #jurnalis #knsarantasena #pencarian
Baca Juga Inilah Alat Canggih Jepang: 3 Chinook dan 2 Hovercraft untuk Padamkan Karhutla | JURNAL NUSANTARA di https://www.kompas.tv/nasional/690428/inilah-alat-canggih-jepang-3-chinook-dan-2-hovercraft-untuk-padamkan-karhutla-jurnal-nusantara
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/690437/eksklusif-begini-proses-dan-teknologi-pencarian-5-jurnalis-hilang-dari-dalam-kn-sar-antasena