:

DPR "Skak" Peneliti BRIN soal Mobil Listrik di RI, Merasa Publik Dibohongi

3 hari lalu

Anggota Komisi VII DPR RI Mohammad Toha mempertanyakan keamanan baterai hingga perlindungan konsumen kendaraan listrik dalam RDPU bersama sejumlah pakar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Setelah mendengar pemaparan mengenai karakteristik baterai, politikus PKB itu bahkan mempertanyakan apakah masyarakat selama ini telah dibohongi oleh penjual mobil listrik.

"Kalau saya mendengar paparan prof, konsumen ini dibohongi ya sama penjual mobil listrik ini ya?", tanya Toha.

Toha juga meminta rekomendasi apa yang harus dilakukan oleh pengusaha mobil listrik dan pengguna kendaraan listrik terkait recycling baterai agar tidak menjadi limbah.

"Kira-kira apa rekomendasinya untuk mengantisipasi limbah mobil dan sepeda motor 3 tahun, 5 tahun mendatang? Khususnya terkait baterai ini, karena kita belum punya lembaga atau perusahaan daur ulang (recycling). Jadi, apa rekomendasinya untuk 3 tahun, 5 tahun mendatang? Dan apakah BMKG dan kita siap mengantisipasinya?," ujarnya.

Profesor BRIN sekaligus pendiri National Battery Research Institute (NBRI), Evvy Kartini, kemudian menjelaskan persoalan pengelolaan baterai bekas dan pentingnya standar untuk menghadapi limbah baterai kendaraan listrik.

Simak selengkapnya dalam video berikut.

Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

#Politik #Pemerintah ##Kompascomlab #MohammadToha #MobilListrik #BateraiMobilListrik #BRIN

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke