KOMPAS.TV - Garda Revolusi Iran mengatakan telah meluncurkan rudal balistik ke pangkalan Amerika Serikat, dekat Al-Azraq di Yordania.
Serangan ini menargetkan kapal-kapal dan tanker minyak yang terkait dengan Amerika Serikat di wilayah tersebut.
Ini merupakan serangan balasan Iran atas serangan Amerika yang menghancurkan lima tanker minyak Iran.
Rekaman dan laporan warga lokal menunjukkan rudal terbang menuju Yordania dan diledakkan di kejauhan di tengah upaya pencegatan.
Yordania menyebut pertahanannya mencegat 18 dari 20 rudal Iran, dengan dua sisanya jatuh di daerah yang tak berpenghuni, dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Pada Rabu pagi waktu setempat, militer Iran merilis peluncuran rudal dan drone yang diarahkan ke kapal dan tanker minyak Amerika, sebagai tanggapan atas serangan terbaru AS.
Media pemerintah Iran menyatakan, telah meluncurkan rudal ke arah target Amerika Serikat di Yordania.
Serangan ini menandai serangan balasan terbaru, ketika Washington dan Teheran kembali menuju pertempuran setelah lebih dari enam bulan perang.
Sementara itu, rudal-rudal Iran ini berhasil dicegat di langit Kota Mafraq, 70 kilometer sebelah utara ibu kota Yordania, Amman.
Pencegatan rudal ini terlihat jelas di langit Yordania pada Rabu (9/9/2026) pagi waktu setempat.
Hingga saat ini, Komando Pusat Amerika Serikat menyatakan pihaknya belum memiliki informasi apa pun, terkait dengan serangan Iran ke pangkalan AS di Yordania.
Pemandangan pencegatan rudal Iran oleh Yordania, juga terlihat dari langit Tepi Barat, Palestina.
Pencegatan ini terjadi sejak Selasa malam, hingga Rabu pagi waktu setempat.
Yordania merupakan sekutu setia Amerika Serikat, yang menampung pasukan AS.
Sehingga pangkalan militer AS di Yordania menjadi sasaran serangan berulang oleh Iran.
Dari 20 rudal Iran, Yordania berhasil mencegat 18 rudal dan dua rudal lainnya jatuh di daerah yang tak berpenghuni.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/690019/iran-luncurkan-20-rudal-balistik-ke-pangkalan-as-di-yordania-18-dicegat-sapa-malam