PATI, KOMPAS.TV - Puluhan siswa korban dugaan keracunan usai menyantap MBG di Pati, Jawa Tengah masih dirawat di sejumlah rumah sakit, meski secara umum kondisi para siswa sudah mulai membaik.
Tercatat ada 48 pasien yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Salah satunya di Rumah Sakit Mitra Bangsa Pati. Di rumah sakit ini, ada 43 pasien yang masuk, 31 orang dinyatakan sudah membaik dan menjalani rawat jalan, sementara 12 lainnya masih menjalani rawat inap.
Para pasien yang menjalani rawat inap, kondisinya mengalami sesak napas, muntah hingga diare sehingga butuh penanganan lebih lanjut.
Dan dalam proses penanganan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pati menyiapkan 29 unit ambulans yang disiagakan untuk membawa sejumlah siswa dan guru dari dua sekolah yang mengalami gejala keracunan, usai menyantap MBG.
Di SMP Negeri Tiga, yang jadi salah satu sekolah yang terdampak tercatat ada 103 siswa dan 13 guru SMP, yang dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Sedangkan di MTs Negeri 3 Pati terdapat 127 siswa dan 30 guru yang mengalami gejala serupa.
PLT Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menetapkan insiden kesehatan yang menimpa sejumlah siswa, sebagai kejadian luar biasa atau KLB.
Langkah tersebut diambil untuk mempercepat penanganan medis sekaligus memastikan keselamatan para siswa.
Badan Gizi Nasional men-suspend permanen SPPG yang kedapatan melakukan pelanggaran berat, termasuk SPPG Gembong Satu, yang diduga memberikan menu MBG dan mengakibatkan ratusan siswa dan guru keracunan.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Trenggono saat menjenguk para korban keracunan yang dirawat di rumah sakit.
Baca Juga Keracunan MBG di Karo: Dinkes Temukan Bakteri di 3 Sampel Makan Bergizi Gratis di https://www.kompas.tv/regional/690010/keracunan-mbg-di-karo-dinkes-temukan-bakteri-di-3-sampel-makan-bergizi-gratis
#keracunan #mbg #pati
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/690017/keracunan-mbg-di-pati-48-orang-masih-jalani-perawatan-di-rumah-sakit-sapa-malam