BOYOLALI, KOMPAS.TV - Krisis air bersih dampak kemarau panjang di Boyolali, Jawa Tengah, semakin meluas. Untuk membantu masyarakat kekurangan air bersih, BPBD Kabupaten Boyolali menyiapkan 9 juta liter air bersih serta mengintensifkan dropping dengan penjadwalan rutin.
Hasil mitigasi BPBD Boyolali, kemarau panjang tahun ini membuat 33 desa di 11 kecamatan di Boyolali mengalami krisis air bersih.
Mulai September ini, BPBD mengintensifkan dropping air bersih yang menyasar seluruh wilayah terdampak.
Jika Agustus lalu dropping dilakukan berdasarkan permintaan warga, kini dropping diintensifkan dengan penjadwalan rutin dari satu hari sekali hingga tiga hari sekali.
Jumlah air yang disediakan juga ditingkatkan. Sebelumnya, 7 juta liter air bersih disediakan, kini naik menjadi 9 juta liter air bersih. Air bersih akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, minum, mencuci hingga pakan ternak.
Baca Juga TNI AL Temukan Jaket Pelampung Saat Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Begini Jelasnya di https://www.kompas.tv/video/689991/tni-al-temukan-jaket-pelampung-saat-cari-5-jurnalis-hilang-di-selat-sunda-begini-jelasnya
#krisisair #boyolali #bpbd #kekeringan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/689992/bpbd-boyolali-siapkan-9-juta-liter-air-hadapi-kekeringan-dan-krisis-air-bersih-jmp