KARO, KOMPAS.TV - Dinas Kesehatan Kabupaten Karo mengumumkan hasil laboratorium dari sampel Makan Bergizi Gratis atau MBG yang diduga menyebabkan keracunan terhadap ratusan siswa di Kabupaten Karo. Hasilnya, tiga sampel makanan terkonfirmasi positif mengandung bakteri.
Dinas Kesehatan Karo menyebut, pemeriksaan dilakukan melalui uji kimia dan mikrobiologi.
Hasil uji kimia seluruh sampel dinyatakan negatif.
Namun, dari parameter bakteriologi, ada tiga sampel yang dinyatakan positif mengandung bakteri, yakni nasi, ikan sarden, dan melon. Sampel muntahan salah satu korban juga positif mengandung bakteri.
Kini, Dinas Kesehatan Karo bersama Dinas Kesehatan Provinsi membentuk tim untuk memantau kondisi kesehatan siswa yang menjadi korban.