Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menangkap kapal selam nirawak milik Amerika Serikat di dekat pintu masuk Selat Hormuz, pada Selasa (8/9/2026), saat ketegangan kedua negara kembali meningkat.
Mengutip Al Jazeera, kapal yang diidentifikasi sebagai Dive-LD tersebut memiliki panjang sekitar enam meter, dan diproduksi oleh Anduril Industries, sebuah perusahaan pertahanan yang berbasis di California, Amerika Serikat.
Di sisi lain, Amerika Serikat bersikeras menyebut kapal itu mengalami kerusakan dan menegaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan model lama yang tidak membawa sonar, radar rahasia, maupun data sensitif.
Seperti apa spesifikasi dan teknologi yang terkandung dalam drone bawah laut Dive-LD? Apa keunggulannya saat dikerahkan dalam operasi militer di area perairan, termasuk dekat teritori Iran?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Salsabila Suseno
Narator: Salsabila Suseno
Video editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Global #Konflik #Iran #PerangIran #AmerikaSerikat #KapalSelamTanpaAwak #KapalSelamNirawak #IRGC #SelatHormuz #DroneAS #DroneLautAS #DroneBawahAir
Music: Pressed Newsroom No 2 (AI)