JAKARTA, KOMPAS.TV - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Ketua Umum Partai Demokrat menyampaikan sambutan dalam perayaan ulang tahun ke-25 Partai Demokrat dan ulang tahun ke-77 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dalam pidatonya, AHY mengaku berada dalam posisi yang tidak mudah karena berdiri di antara dua Presiden Republik Indonesia sekaligus dua jenderal, yakni Presiden Prabowo Subianto dan SBY.
AHY menyebut Prabowo sebagai presiden sekaligus atasannya, sementara SBY merupakan mantan presiden sekaligus mentornya. Karena itu, AHY mengaku harus lebih berhati-hati dalam menyampaikan sambutan.
Baca Juga FULL! Pidato AHY Tegaskan ke Prabowo: Demokrat Dapat Diandalkan, Tetap Loyal kepada Rakyat di https://www.kompas.tv/video/689874/full-pidato-ahy-tegaskan-ke-prabowo-demokrat-dapat-diandalkan-tetap-loyal-kepada-rakyat
AHY kemudian menegaskan bahwa Partai Demokrat dapat diandalkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo.
Ia menyatakan Demokrat akan bekerja dengan loyalitas dan penuh tanggung jawab, sekaligus tetap mendengar suara rakyat.
AHY juga menekankan bahwa loyal kepada pemerintahan dan setia kepada rakyat bukanlah dua hal yang bertentangan.
“Prabowo adalah presiden dan atasan saya. SBY adalah mantan presiden dan mentor saya,” menjadi salah satu pernyataan paling menarik dalam sambutannya.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Novaltri
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/689875/ahy-ungkap-posisi-di-antara-prabowo-dan-sby-harus-lebih-hati-hati