Pihak militer Amerika Serikat memberikan tanggapan setelah Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC mengklaim menyita drone bawah air milik AS di pintu masuk Selat Hormuz, Selasa (8/9/2026).
Insiden penyitaan kapal selam nirawak tersebut terjadi di tengah ketegangan AS dan Iran, setelah militer AS menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran. Teheran lalu membalas dengan meluncurkan rudal-rudal balistik ke pangkalan militer AS di Yordania.
Komando Pusat AS atau CENTCOM Tim Hawkins menyatakan perangkat tersebut mengalami kerusakan teknis saat menjalankan misi pengawasan di perairan regional, dan bukan perangkat militer berteknologi tinggi.
Lantas, drone laut seperti apa yang diklaim berhasil disita oleh IRGC di Hormuz tersebut, sesuai keterangan CENTCOM?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru
Penulis Naskah: Afifah Rismayanti
Narator: Afifah Rismayanti
Video Editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Global #Konflik #Iran #PerangIran #AmerikaSerikat #KapalSelamTanpaAwak #KapalSelamNirawak #IRGC #SelatHormuz #DroneAS #DroneLautAS #DroneBawahAir
Music: Ticker Loop Brief No 2 (AI)
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/global/read/2026/09/09/081100770/iran-klaim-sita-drone-canggih-as-sebut-hanya-rusak
https://www.kompas.com/global/read/2026/09/09/095100570/kapal-perangnya-diserang-rudal-as-balas-hancurkan-5-tanker-iran