IRGC menyatakan tidak ada teknologi militer canggih termasuk milik AS yang mampu menembus sistem pengawasan Iran.
Hal itu disampaikan Juru Bicara IRGC Hossein Mohebbi pada Selasa (8/9/2026) setelah IRGC memublikasikan bukti penyitaan sebuah drone bawah laut milik militer AS jenis Dive-LD di area pintu masuk Selat Hormuz.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Bernadetha Nadia Deni Ananda Video Editor: Bernadetha Nadia Deni Ananda Produser: Farid Firdaus