:

Beda Tafsir Pidato AHY soal Kekuasaan, Ini Kata Waketum Golkar dan Pengamat

11 jam lalu

JAKARTA, KOMPASTV - Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam pidato politik peringatan 25 tahun Partai Demokrat menuai sorotan.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menilai nuansa penyampaian, gestur, dan standing position, AHY seperti memberikan sinyal kuat siap menjadi salah satu kontender Pilpres.

"Enggak ada masalah juga sebenarnya. Mau bicara tentang pemilu, mau jadi calon presiden pun juga enggak masalah," ujar Doli, di Dialog Kompas Petang, Selasa (8/9/2026). (timecode 7:13)

Meski demikian, Doli mengingatkan Partai Demokrat pembahasan mengenai Pilpres 2029 dinilai masih terlalu jauh.

"Kalau punya mau begini, tapi tanggung jawab untuk menyukseskan pemerintahan ini dan keluar dari masalah yang kita hadapi itu lebih penting dibicarakan. 2029 masih jauh," katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Partai Demokrat Diska Putri membantah pidato AHY merupakan sinyal untuk menghadapi Pilpres 2029.

"Ini adalah pidato politik refleksi 25 tahun Partai Demokrat. Jadi ini bukan tentang pidato politik satu tahun, dua tahun, tapi gagasan besar, visi besar yang dibawa Partai Demokrat dari 25 tahun sebelumnya dan 25 tahun harapan ke-25 tahun mendatang," ujar Diska.

Ia meminta pernyataan AHY tidak ditafsirkan hanya dari potongan kalimat mengenai pemilu dan kekuasaan.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Vila Randita

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689698/beda-tafsir-pidato-ahy-soal-kekuasaan-ini-kata-waketum-golkar-dan-pengamat

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke