Pendapatan ekspor minyak Iran dikabarkan semakin menipis, setelah blokade laut Amerika Serikat menghentikan pengiriman minyak mentah dari Teluk Persia, sejak pertengahan Juli 2026.
Data Kpler yang dikutip The Wall Street Journal pada Senin, 7 September 2026, menunjukkan persediaan minyak Iran di laut turun dari sekitar 90 juta barel menjadi 29 juta barel dan diperkirakan dapat habis pada pertengahan Oktober.
Situasi ini mengancam anggaran negara Iran, pendanaan militer, produksi minyak, serta sektor petrokimia.
Sejumlah pembeli China mulai beralih ke minyak dari negara lain, sementara sanksi keuangan AS berpotensi menghambat pembayaran.
Selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inas Rifqia Lainufar
Penulis Naskah: Shafa Maulita Maulana
Narator: Shafa Maulita Maulana
Video Editor: Agung Setiawan
Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko
#Global #Konflik #Iran #EkonomiIran #KrisisEkonomiIran #MinyakIran #PerangIranAS #TimurTengah #BlokadeEkonomi
Music: Iron March (AI)
Artikel terkait: https://www.kompas.com/global/read/2026/09/08/100717670/minyak-tak-bisa-diekspor-ekonomi-iran-makin-tercekik