Sebuah pertanyaan besar muncul saat kebakaran hutan di kalimantan, mengapa lahan gambut mudah terbakar tapi sulit dipadamkan?
Memasuki September 2026, kebakaran lahan gambut di Kalimantan kembali memicu bencana asap pekat yang meluas hingga ke negara tetangga, diperparah oleh fenomena El Nino yang membuat musim kemarau jauh lebih kering. Berbeda dari kebakaran hutan biasa, bara api yang merayap di dalam kedalaman gambut kering sangat sulit dipadamkan dan bertindak seperti bom waktu, melepaskan partikel polusi berbahaya dalam jumlah besar meskipun api di permukaan tampak sudah padam. NASA bahkan secara terbuka mengungkap memadamkan api di lahan gambut adalah yang paling sulit.
Di tengah bencana ekologis ini, sorotan tajam diarahkan pada dugaan keterlibatan korporasi setelah ribuan hektar lahan terbakar di atas konsesi. Walhi menyebut bahwa kebakaran banyak terjadi di lahan yang dikelola perusahaan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: Ticker Loop Brief (AI)
#peristiwa #bencana ##kompascomlab #Gambut #TanahGambut #LahanGambut #LadangGambut #HutanGambut #Karhutla #KarhutlaKalimantan #KebakaranKalimantan