JAKARTA, KOMPASTV - Seorang siswi berusia 16 tahun berinisial EVA masih menjalani pemeriksaan medis setelah menjadi korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 13 Agustus 2026.
Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 389 orang dari lima sekolah dilaporkan menjadi korban keracunan.
Eva kini menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Adam Malik. Pada Selasa (8/9/2026), ia kembali menjalani pemeriksaan untuk kedua kalinya setelah kunjungan pertama pada 31 Agustus.
Orang tua korban, Elvi Lusiana Sitanggang, berharap putrinya dapat segera pulih.
Ia mengatakan EVA merupakan siswi berprestasi yang memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke National University of Singapore (NUS).
"Anakku ini ingin kuliah ke NUS katanya, ke Singapura," kata Elvi.
Dalam kesempatan tersebut, Elvi juga menyampaikan permohonannya kepada pemerintah agar masa depan putrinya mendapat perhatian apabila kondisi kesehatannya tidak kembali seperti semula.
"Itu permintaanku bagi pemerintah. Agar anakku ini, apabila nanti dia sudah sehat, anakku ini ingin kuliah ke NUS katanya, ke Singapura. Jadi, aku ingin anakku ini agar dipertanggungjawabkan karena dia orang yang berprestasi di sekolah,” kata Elvi di Kompas Petang, Selasa (8/9/2026).
Elvi juga mengaku khawatir jika putrinya tidak sembuh atau mengalami dampak permanen akibat kondisi tersebut.
"Dan juga apabila anak saya ini tidak sembuh, atau umpamanya cacat, siapa yang bertanggung jawab pada anak saya? Jadi, hanya itu yang saya minta," ujarnya.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Vila
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/689696/anak-keracunan-mbg-ibu-korban-mbg-khawatir-masa-depan-anak-kompas-petang