Setelah enam bulan konflik berlangsung, Iran justru tampil semakin percaya diri karena menilai Amerika Serikat memiliki sejumlah titik lemah strategis, mulai dari keengganan menggelar operasi darat hingga persediaan amunisi Pentagon yang dilaporkan kian menipis. Teheran bahkan sengaja memancing eskalasi lebih awal untuk memanfaatkan momen pemilihan paruh waktu AS pada November 2026 sebagai tekanan politik guna memojokkan pemerintahan Donald Trump.
Di sisi lain, di tengah kebingungan strategi militer yang dinilai belum memiliki arah jelas, Pentagon justru direpotkan oleh krisis internal akibat penyelidikan kebocoran data rahasia terkait stok amunisi. Langkah ekstrem seperti mewajibkan tes poligraf bagi puluhan staf perencanaan menunjukkan bahwa di saat Iran kian cermat membaca celah kelemahan luar, Amerika Serikat justru sedang sibuk meredam retakan di dalam rumahnya sendiri.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi
#global #perang ##kompascomlab #Iran #Amerika #IranUs #IranUSWar