KOMPAS.TV - Lebih dari lima ribu mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang berdoa doa bersama untuk negeri lewat "flashmob".
Mahasiswa mendoakan agar kondisi Indonesia yang dilanda bencana alam bertubi-tubi lekas pulih.
Pembukaan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru dilakukan secara berbeda oleh 5.600 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang. Lewat flashmob dengan menggunakan cahaya ponsel, mereka berdoa untuk negeri.
Pendar cahaya di langit menceritakan mulai kondisi hutan gundul, serta formasi lampu yang rangkaiannya diawali dari "Pray for NTT", kemudian "Pray for Sade", "Pray for Sumatera", hingga "Pray for Kalimantan".
Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan atas bencana alam yang melanda Indonesia bertubi-tubi, mulai kebakaran hutan hingga gempa bumi. Pesan mendalam tentang keprihatinan kondisi alam, sekaligus mengajarkan mahasiswa baru agar lebih mencintai lingkungan dan menjaga alam tetap lestari. Mahasiswa juga berdoa bersama agar wilayah yang dilanda bencana lekas pulih.
Flashmob oleh mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang dilakukan tanpa menggunakan kertas, untuk mengurangi sampah, serta mengurangi beban kantong mahasiswa, tanpa mengurangi makna dan kreativitas.
#ntt #flashmob #sumatera
Baca Juga Kemenkeu Siap Salurkan Dana Tambahan untuk Bantu BNPB | JMP di https://www.kompas.tv/nasional/689674/kemenkeu-siap-salurkan-dana-tambahan-untuk-bantu-bnpb-jmp
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/689676/mahasiswa-baru-di-universitas-muhammadiyah-malang-gelar-doa-bersama-untuk-negeri-jmp