Bandara Halim Perdanakusuma kembali beroperasi pada Selasa (8/9/2026) setelah ditutup akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Hingga pukul 13.45 WIB, sebanyak 14 penerbangan telah berangkat dari Bandara Halim dengan total 804 penumpang.
Namun, jadwal penerbangan masih belum sepenuhnya normal karena sejumlah penerbangan dibatalkan atau digabungkan.
Assistant Manager of Airside Operation and Landside Service Bandara Halim Perdanakusuma, Alyudha Heru Librawan, mengatakan bahwa sejumlah penerbangan Batik Air dibatalkan dan digabungkan karena jumlah penumpang yang sedikit.
"Batik itu penerbangan pertama karena jumlah penumpangnya sepi, jadi dia digabung dengan penerbangan berikutnya. Jadi yang pertama itu cancel kayak 7508 itu cancel, digabung dengan penerbangan berikutnya di 7510. Terus juga untuk yang Batik untuk yang berangkat, juga itu di-cancel yang paginya tuh di 7511 digabung dengan 7517 karena sama-sama berangkat ke Surabaya. Jadi cancel-nya sejauh ini karena penumpang sedikit," ujar Alyudha, Selasa (8/9/2026).
Alyudha memastikan, kondisi bandara saat ini sudah kondusif dan seluruh fasilitas operasional siap digunakan.
"Harapannya kalau memang ini membaik, Insya Allah mulai sore dan ke depan bisa jauh lebih baik," ujar Alyudha.
Pihak bandara menargetkan sekitar 28 penerbangan dapat beroperasi hari ini, tetapi jumlah tersebut masih dapat berubah mengikuti kondisi dan dinamika penerbangan.
Simak selengkapnya pada video ini.
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Nursita Sari
#BandaraHalim #Penerbangan #GunungAnakKrakatau #AbuVulkanik #vjlab