NASA memperingatkan bahaya kebakaran lahan gambut di Indonesia yang dapat terus membara selama berbulan-bulan akibat kondisi kekeringan parah pada musim kemarau 2026.
Kebakaran gambut berbeda dari kebakaran hutan biasa karena api dapat merambat ke bawah permukaan tanah, sulit dipadamkan, dan menghasilkan polusi udara dengan kadar partikel berbahaya yang tinggi.
Data pemantauan satelit NASA dan sistem SiPongi juga menunjukkan ratusan titik panas, sehingga masyarakat di wilayah rawan karhutla perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan kabut asap.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inten Esti Pratiwi Penulis naskah: Salsabila Suseno Narator: Salsabila Suseno Video editor: Salsabila Suseno Produser: Akhmad Muawal Hasan