:

Masker Mulai Langka! Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Lonjakan Permintaan | KOMPAS PETANG

2 jam lalu

KOMPAS.TV – Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau memicu lonjakan permintaan masker di sejumlah wilayah. Warga di Pandeglang, Jakarta, hingga Depok berbondong-bondong membeli masker untuk melindungi diri dari paparan debu vulkanik.

Di Kabupaten Pandeglang, Banten, stok masker di sejumlah minimarket mendadak habis sejak Minggu pagi. Bahkan, beberapa gerai memasang pemberitahuan bahwa masker telah habis terjual. Kondisi ini membuat banyak warga pulang dengan tangan kosong.

Di Pasar Asemka, Tamansari, Jakarta Barat, warga juga mulai memburu masker setelah abu vulkanik mencapai Jakarta. Tingginya permintaan membuat harga masker berangsur naik hingga tiga kali lipat, meski warga tetap memilih berbelanja karena dinilai lebih terjangkau.

Sementara itu, Satpol PP DKI Jakarta membagikan masker gratis kepada warga di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Petugas juga mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.

Di Depok, Jawa Barat, omzet penjual masker meningkat hingga empat kali lipat. Warga rela mengantre untuk membeli masker, sementara sejumlah pedagang mengaku kesulitan memperoleh pasokan karena stok di tingkat pemasok mulai habis.

#anakkrakatau #abuvulkanik #masker #pandeglang #jakarta #depok

Baca Juga Tiga Gunung Api Erupsi Bersamaan di Indonesia, Warga Diminta Waspada | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/689507/tiga-gunung-api-erupsi-bersamaan-di-indonesia-warga-diminta-waspada-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/689511/masker-mulai-langka-abu-vulkanik-anak-krakatau-picu-lonjakan-permintaan-kompas-petang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke