:

Setara Bom 200 Megaton, Ini Alasan Letusan Krakatau 1883 Dianggap Paling Berbahaya

3 jam lalu

Letusan Gunung Krakatau pada 1883 tercatat sebagai salah satu bencana vulkanik paling dahsyat dalam sejarah. Bencana alam di Selat Sunda yang memisahkan Pulau Jawa dan Sumatera ini tak hanya menghancurkan sebagian besar tubuh Krakatau, tetapi juga memicu tsunami besar yang menerjang pesisir Jawa dan Sumatera.

Kini, di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau pada awal September 2026, sejarah dan dampak letusan Krakatau 1883 kembali menjadi sorotan. Lokasinya di Selat Sunda, ancaman tsunami vulkanik, hingga material letusan yang mencapai atmosfer membuat peristiwa ini memiliki dampak luar biasa luas.

Lantas, mengapa letusan Krakatau 1883 dianggap sangat berbahaya? Seberapa kencang dentuman suaranya?

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Afif Khoirul Muttaqin, Fatimah Az Zahra
Penulis Naskah: Afifah Rismayanti
Narator: Afifah Rismayanti
Video Editor: Afifah Rismayanti
Produser: Akhmad Muawal Hasan

#Peristiwa #Bencana #DailyNews #Krakatau #AnakKrakatau #GunungKrakatau #LetusanGunungKrakatau #ErupsiGunungKrakatau #ErupsiAnakKrakatau #SejarahGunungKrakatau

Music: Smoke in The Hallway (AI)

Artikel terkait:

https://travel.kompas.com/read/2026/09/06/200800427/alasan-letusan-krakatau-dianggap-paling-berbahaya-di-dunia-ini-sejarahnya 

https://www.kompas.com/tren/read/2026/09/06/083000765/letusan-gunung-krakatau-1883-setara-bom-200-megaton-membuat-bulan-jadi-biru?source=terpopuler_artikel 

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke