Abu vulkanik dari erupsi gunung berapi seperti yang baru-baru ini terjadi pada Anak Krakatau dapat mengganggu kesehatan terutama sistem pernapasan. Partikel halus dalam abu vulkanik bisa terhirup hingga saluran napas dalam dan berisiko memicu iritasi hingga memperburuk penyakit pernapasan.
Dokter paru pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan saat udara dipenuhi abu vulkanik. Penggunaan masker dengan tingkat filtrasi tinggi menjadi salah satu langkah yang dianjurkan untuk mengurangi risiko paparan.
Lantas, masker jenis apa yang paling dianjurkan dokter untuk menghadapi abu vulkanik? Gejala apa yang harus diwaspadai setelah terpapar abu vulkanik Anak Krakatau?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Fatimah Az Zahra Penulis Naskah: Afifah Rismayanti Narator: Afifah Rismayanti Video Editor: Dimas Septian Adiyathama Produser: Akhmad Muawal Hasan