JAKARTA,KOMPAS.TV - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi berkepanjangan sejak Jumat malam hingga Minggu, 6 September 2026.
Letusan disertai semburan lava dan abu vulkanik yang mencapai ribuan meter. Abu vulkanik bahkan menyelimuti sejumlah wilayah Bandar Lampung, mengganggu aktivitas warga dan memicu keluhan berupa iritasi mata serta gangguan pernapasan.
PVMBG mempertahankan status Anak Krakatau pada Level III atau Siaga dan mengimbau masyarakat tidak mendekati kawah aktif dalam radius tiga kilometer.
Baca Juga AHY Sentil Hukum Tak Boleh Berubah karena Kekuasaan: Jangan Bela yang Salah karena Kawan di https://www.kompas.tv/video/689408/ahy-sentil-hukum-tak-boleh-berubah-karena-kekuasaan-jangan-bela-yang-salah-karena-kawan
Dampak erupsi juga terasa pada sektor penerbangan. Abu vulkanik menyebabkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara sehingga ratusan penerbangan mengalami pembatalan dan penundaan.
Sekitar 22.800 penumpang terdampak dan harus mengantre untuk mendapatkan informasi, pengembalian dana, atau menjadwal ulang penerbangan.
Gangguan penerbangan juga terjadi di sejumlah bandara di Malaysia, dengan puluhan penerbangan menuju Jakarta dilaporkan dibatalkan.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/689411/tragedi-anak-krakatau-erupsi-abu-vulkanik-ganggu-penerbangan-dan-berdampak-ke-22-800-penumpang